Gun's Blog

Just another WordPress.com weblog

Pasar Festival Cikarang

Pasar Festival Cikarang atau “Golf” sudah dikenal sebagai masyarakat Cikarang sebagai pasar mingguan tempat mencari makanan, pakaian, mainan anak atau sekedar cuci mata. Pasar mingguan yang dikelola oleh Jababeka ini sudah 3 kali pindah lokasi, mulai dari Taman Golf Barat, area Movieland dan saat ini di Botanical Garden Tropikana. Saat ini lebih dari 500 pedagang yang mencoba mengadu peruntungan. Banyaknya pedagang yang terdaftar dipengelola menyebabkan sulit bagi pemain baru untuk bisa berjualan disana.

Cikarang Baru yang dikelilingi oleh perumahan dan kawasan industri menjadikan menjadikan sebagai tempat yang potensial untuk usaha.

Suasana pasar festival Cikarang/Golf

Melihat potensial pengunjung yang begitu besar, Ayam Bakar MasGun mencoba untuk bisa berjualan di pasar festival tsb. Setelah melalui perjuangan panjang akhirnya mulai 14 November Ayam Bakar MasGun mulai jualan di Golf.

 

Lapak seadanya, rasa tetap terjaga.

Lokasi ngelapak yang cukup jauh dari rumah ini kita menggunakan sepeda motor sebagai alat angkut. 1 meja makan dan 1 meja kompor alhamdulillah bisa terangkut. Selepas solat subuh sekitar jam 04.30 mulai mengangkut peralatan ngelapak diiringi gerimis. Dengan 2 motor semuanya bisa terangkut dengan 2 kali bolak-balik dari rumah ke pasar festival. Tak terasa hari udah terang, lapak yang lain sudah siap jualan kita masih sibuk pasang tenda, maklum yang pertama kali pasti terasa berat karena belum terbiasa dengan suasana baru.

Waktu menunjukkan jam 06.00,  penjual makanan yang lain sudah mulai kedatangan pembeli, sementara kita belum ada yang beli. Istriku yang saat itu ikut menjaga lapak sempet down juga, takut dagangannya tidak laku. Begitu juga dengan 2 orang karyawan yang membantu, merasa cemas. Namun saya tetap yakin dagangan pasti terjual. Penghuni Cikarang Baru yang baru pulang jogging maupun bersepeda sengaja mampir ke pasar festival ini untuk sekedar sarapan. Jam 06.30 akhirnya ada seorang ibu bersama keluarganya mampir memesan 6 potong ayam bakar. Alhamdulillah, akhirnya rezeki itu datang juga. Ketika aroma ayam bakar mulai tercium si Ibu menambah pesanannya menjadi 8 potong.

satu porsi ayam bakar siap dihidangkan

Pukul 10.00 dari 52 potong ayam yang kami bawa tersisa 3 potong. Karena pengunjung mulai sepi akhirnya kami berkemas untuk pulang.

 

Laris manis tanjung kimpul, dagangan habis duit ngumpul, saatnya pulang.

November 26, 2010 Posted by | Bisnis, Kegiatan | , | 2 Komentar

Spanduk Warung Nasi

Tak diragukan lagi, spanduk atau banner merupakan salah satu sarana promosi yang sangat penting dalam menjalankan aktifitas bisnis. Setidaknya dengan gambar atau tulisan yang berukuran besar bisa menarik perhatian prospek yang melintas tempat usaha tersebut.

Pada awal pembukaan usaha warung nasi, spanduk pondok rasa cimandiri didesign oleh Pak Wawan pemilik netcomm berukuran 3 x 1 m.

spanduk warung nasi sewaktu pertama kali buka

Seiring perjalanan waktu, setelah 1 tahun berjalan spanduk yang menghiasi warung ini mulai usang karena diterpa panas dan hujan. Dengan program photoshop, dibuatlah design spanduk yang baru. Setelah mengutak-atik seharian, diperoleh beberapa design. Dari 2 design tersebut diambil satu yang full color yang mampu menarik perhatian orang yang lewat dalam hitungan kurang dari 1 detik.

Inilah spanduk warung nasi yang baru

Dengan background mujaer pesmol yang berwarna kuning dan ulukutek oncom serta ayam bakar, spanduk ini mampu menjadikan orang yang melintasi depan warung ini tidak memalingkan mata beberapa kejap.

Spanduk baru yang cantik bertengger didepan warung

Namun tampilan tambahan bangunan juga masih memerlukan sedikit sentuhan akhir, seperti pernis atau cat pada tiang bambu. Juga rumput didepannya perlu dirapikan.

November 2, 2010 Posted by | Uncategorized | | 1 Komentar

   

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.