Gun's Blog

Just another WordPress.com weblog

Liburan di Pantai Anyer

Sudah menjadi tradisi setiap lebaran selalu menyempatkan mengunjungi orang tua. Hari pertama dengan keluarga di Bogor, hari berikutnya ke Anyer. Setelah berlebaran di Bogor kamipun menyambangi mertua dan keluarga istri di Anyer.

Select your bike, untuk track lurus Bogor - Anyer, pilih Jupiter Z 2007 merah

Berangkat dari Bogor jam 8.00 dengan Jupiter Z, begitu keluar dari Perum Bantarjati ke jalan Pajajaran mampir dulu ke pom bensin isi pertamax 20rebu-eun. Jalur yang ditempuh lewat jalan baru Parung. Jalanan tidak begitu padat masih bisa lari 80 kpj (padahal speedometernya mati). Mendekati pertigaan Ciseeng laju motor diperlambat, rencananya mau lewat Ciseeng tembus ke Gunung Sindur. Lagi asyik-asiknya melaju santai disusul oleh Thunder warna biru dan smash, ya udah ada temen konvoi bertiga kejar-kejaran. Berhubung kita boncengan bertiga sedangkan mereka sendiri- sendiri akhirnya kita berada diposisi belakang. Mendekati wisata air panas Ciseeng jalanan sedikit macet.

Dipertigaan Gunung Sindur sedikit macet karena angkot yang ngetem seenaknya, untung gak panjang cuma 300 meteran. Kembali melaju melewati Puspitek Pamulang. Eh penumpang dibelakang bilang haus, akhirnya berhenti sejenak beli minuman. Memasuki BSD jalanannya lebar makin asyik buat tancap gas.

Memasuki jalan raya Serang, Balaraja jalanan semakin ramai, banyak juga pengendara motor yang searah ke Cilegon. Mendekati daerah Cikande penunjuk tangki bensin hampir menyentuh garis merah. Sambil tengak-tengok kali aja ada pom bensin yang jual pertamax, rupanya jarang ada pom bensin yang jual pertamax. Terpaksa isi premium di Ciruas.

Berhubung Anyer itu daerah wisata, kebutulan pas liburan panjang bisa dipastikan kalo lewat Cilegon biasanya macet, kami ambil jalur timur. Sebetulnya jalur ini untuk jalan tol tapi belum dioperasikan untuk umum. Jalurnya masuknya sebelah PCI/Pondok Cilegon Indah. Kalo keluar dari tol Cilegon Timur pas setelah lampu merah PCI.

Jalur ini masih sepi, hanya ada beberapa pengendara sepeda motor sepanjang perjalanan. Nampaknya jalur ini belum diketahui banyak orang. Keluar dekat Polsek Ciwandan. Begitu masuk jalan raya Anyer kemacetan langsung menyergap.  Akhirnya jam 13.00 nyampe Cempaka Putih, Anyer.

Ngambil gambar laut Anyer dari warung pinggir pantai, serasa di Phuket.

September 21, 2010 Posted by | Kegiatan | | Tinggalkan sebuah Komentar

Masa-masa SMP yang indah

Mungkin judul dan isi postingan gak nyambung. Namun inilah salah satu cara untuk membersihkan SEO negatif dengan keyword SMP.

Bila kita mencari Keyword Anak SMP di Search Engine, yang pertama kita akan temukan web/blog yang tidak senonoh dengan keyword SMP. Hal ini sangatlah memprihatikan kita semua, bagaimana kalau seorang anak SD yang mencari informasi tentang SMP di Search Engine, Apakah mereka bisa menemukan informasi tentang SMP yang mereka cari?

SMP menurut Wikipedia: Sekolah menengah pertama (disingkat SMP;Inggris:Junior High School) adalah jenjang pendidikan dasar pada pendidikan formal di Indonesia setelah lulus sekolah dasar (atau sederajat). Sekolah menengah pertama ditempuh dalam waktu 3 tahun, mulai dari kelas 7 sampai kelas 9. Pada tahun ajaran 1994/1995 hingga 2003/2004, sekolah ini pernah disebut sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP).

Di beberapa negara, SMP berlaku sebagai jembatan antara sekolah dasar dengan sekolah menengah atas. Namun istilah tersebut dapat dipergunakan secara berbeda di beberapa negara, kadang-kadang saling berbanding terbalik. Untuk negara-negara yang mempergunakan bahasa Cina, khususnya di Cina, Taiwan dan Hong Kong, juga di Italia (= scuola media), SMP berkonotasi yang sama dengan secondary school.

Umumnya usia Anak SMP merupakan masa remaja awal setelah mereka melalui masa-masa pendidikan di Sekolah Dasar. Usia Remaja awal atau Anak SMP ini berkisar antara 10-14 tahun. Semenjak tahun ajaran 2001, SMP sebagai bagian dari Sistem Pendidikan di Indonesia menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah setempat yang sebelumnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat melalui Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas). Saat ini Depdiknas hanya menjadi regulator dalam bidang standar nasional pendidikan.

Supaya ceritanya agak nyambung, kita sambung-sambungin aja ya.

Masa sekolah di SMP penulis dihabiskan di kota Bogor yaitu SMP Negeri 2 Bogor yang terletak di jalan Gedong Sawah. Bila melintas Istana Bogor, biasanya turun di Hotel Salak. Selanjutnya jalan kaki kurang lebih 5 menit baru tiba di SMP. Walaupun kala itu masih era 90-an (1991), kota Bogor sudah terkenal dengan angkotnya yang berwarna hijau.

Bogor kota sejuta angkot

Sudah 10 tahun meninggalkan Bogor namun Bogor tetap semrawut dengan angkot. Hijrah ke Cikarang tahun 2000, ternyata Cikarang juga kota macet. Apalagi Cikarang juga merupakan jalur mudik yang bawa motor ke Jawa, mendekati lebaran ini dipastikan akan menimbulkan kemacetan juga.

Sampai kapan kemacetan Cikarang bisa teratasi?

September 1, 2010 Posted by | Uncategorized | , , | 4 Komentar

   

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.