“Pa bos, Eko dah gak kerja lg d mas rudy”
Demikian sepenggal sms yang masuk ke hp-ku.
Bulan puasa adalah bulan ramai-ramainya orang berdagang. Namun ternyata bagi pengusaha kuliner bulan puasa kali ini membuat omzet turun drastis.
Sebutlah Eko ini yang biasa membantu alias asisten tukang nasi goreng berjualan dibilangan Lemah Abang, terpaksa harus diberhentikan oleh pengusaha nasi goreng asal Indramayu tsb tanpa pesangon, apalagi THR. Menurutnya pemasukan dari nasi goreng biasanya bisa menghabiskan 10 hingga 15 liter beras, atau sekitar 500 – 700ribu per malam. Selama 2 minggu pertama ini pemasukannya hanya 200ribu/malam.
Begitu juga dengan Pondok Rasa Cimandiri, setelah 2 minggu berjuang mengejar omzet, memasuki minggu ketiga ini akhirnya tutup. Lebih baik menghemat “peluru” untuk “bertempur” lagi setelah lebaran.

